Kadin dan OJK Siap Akselerasi Pembangunan 77 Proyek Strategis Nasional

Kadin dan OJK Siap Akselerasi Pembangunan 77 Proyek Strategis Nasional

Kadin dan OJK Siap Akselerasi Pembangunan 77 Proyek Strategis Nasional

Kadin Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  siap mengakselerasi pembangunan 77 Proyek Strategis Nasional (PSN). Kadin dan OJK akan merancang solusi pembiayaan, regulasi, dan insentif yang dapat mendukung proyek-proyek strategis tersebut.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie pada acara “Financial Lecture Kadin Indonesia”  bertajuk “Arah dan Kebijakan Industri Keuangan dalam Mendukung Program Asta Cita Prabowo-Gibran” di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Acara itu juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar. Dalam diskusi tersebut, Kadin dan OJK antara lain membahas tantangan menyelesaikan pembangunan 77 PSN, seperti yang berhubungan dengan mekanisme pendanaan, keterlibatan investor, dan sinergi dengan sektor keuangan.

Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan pembangunan 77 PSN dalam lima tahun ke depan. Penetapan 77 PSN tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang diteken Presiden Prabowo pada 10 Februari 2025.

Insentif yang Pantas

Menurut Anindya Bakrie, para pengusaha nasional yang tergabung dalam Kadin Indonesia siap menyukseskan proyek-proyek yang tengah digarap pemerintah, khususnya 77 PSN.

“Kami (Kadin dan OJK) ingin menyukseskan program-program yang dicanangkan pemerintah, termasuk yang tadi disampaikan Pak Mahendra, 77 PSN. Bagaimana kita bisa memastikan proyek-proyek ini sukses dan insentif apa yang pantas diberikan untuk mendorong kelancarannya,” ujar dia.

Anindya menjelaskan, dunia usaha memiliki peran krusial untuk memastikan PSN berjalan sesuai target. “Untuk itu, Kadin bersama OJK berupaya mencari solusi mengenai pembiayaan, regulasi, serta insentif yang dapat mendukung penyelesaian proyek-proyek strategis tersebut,” tutur dia.

Koordinasi antara pemerintah, OJK, dan dunia usaha, kata Anindya Bakrie, merupakan kunci utama kelancaran pembangunan PSN.