Munas Persatuan Kadin: Anindya Ketua Umum, Arsjad Jadi Ketua Dewan Pertimbangan
Munas Persatuan Kadin: Anindya Ketua Umum, Arsjad Jadi Ketua Dewan Pertimbangan
Anindya Bakrie resmi menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029.
Anindya Bakrie menggantikan Ketua Umum Kadin periode 2021-2026 Arsjad Rasjid, yang kini mendapat jabatan baru di organisasi yang menaungi pengusaha Indonesia itu.
Sidang pleno Munas Konsolidasi Persatuan Kadin ini dipimpin Rosan Roeslani dihadiri pengurus Kadin provinsi seluruh Indonesia, Kamis (10/1/2025).
Rosan Roeslani adalah Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Munas konsolidasi dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan para Menteri Kabinet Merah Putih. Prabowo duduk di antara Ketum Kadin Anindya Bakrie dan mantan ketum Arsjad Rasjid.
Saat memimpin sidang, Rosan Roeslani menyampaikan agenda Munas adalah pengukuhan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029 dan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.
Ketua Umum Kadin Maluku Sam Latuconsina yang merupakan anggota dewan kehormatan Munas Konsolidasi Persatuan Kadin tampil di podium saat sidang pleno bersama Rosan Roeslani, Anindya Bakrie, Arsjad Rasjid, dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia Azis Syamsuddin.
Kegiatan Munas dimulai dengan sambutan dari Rosan Roeslani, Arsjad Rasjid, dan Anindya Bakrie. Setelah itu, Munas berlanjut dengan agenda penetapan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin dan pengangkatan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin. Keduanya akan menjabat di posisi baru mereka hingga 2029. Sidang berlangsung selama kurang lebih 30 menit dan ditutup dengan penyerahan bendera Kadin secara simbolis dari Arsjad kepada Anindya.
Rosan Roeslani menutup sidang setelah prosesi simbolis tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, terutama kepada Bapak Arsjad Rasjid yang tadi sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan juga diterima secara penuh, dan juga Ketua Umum Kadin terpilih, Bapak Anindya Bakrie,” kata Rosan Roeslani mengutip tempo.co.
Pentingnya Kekompakan
Prabowo menyatakan gembira bahwa pelaksanaan Munas Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia berjalan dengan lancar. “Saya sangat gembira, saya ucapkan selamat kepada tokoh-tokoh Kadin. Saudara-saudara memegang peran penting dalam menjalankan ekonomi Indonesia,” kata Prabowo di Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
Prabowo mengungkapkan pentingnya kerukunan dan kekompakan antaranggota Kadin yang adalah pengusaha-pengusaha di Indonesia, sehingga ketika persatuan terbentuk maka mereka dapat berkontribusi optimal dalam perekonomian bangsa.
Pentingnya menjaga kerukunan dan kekompakan dalam sebuah persaingan antarpengusaha diperlukan agar dapat menjaga kondisi bangsa stabil.
Apalagi menurutnya, saat ini dinamika geopolitik hingga geoekonomi dunia tengah bergejolak sehingga persatuan menjadi hal yang penting dalam menjaga Indonesia.
“Persaingan semakin keras antara blok-blok ekonomi, antara kekuatan-kekuatan besar, dalam persaingan keras itu semakin diperlukan kehati-hatian oleh semua unsur bangsa-bangsa terutama bangsa-bangsa seperti Indonesia,” kata Prabowo.
Tak lupa Presiden mengajak agar dalam kerja-kerja program Kadin ke depan nantinya semakin banyak inovasi dan gerakan dinamis seperti kolaborasi antarpengusaha, sehingga Indonesia bisa mencapai kemakmuran.
“Kita butuh Kadin dinamis, pengusaha berani, inovatif, kerja bersama, Indonesia incooperated saudara-saudara sekalian. Persaingan itu bagus, (asal) tidak bersaing secara mematikan. Bersaing, ayo sama-sama, menuju kemakmuran bersama, kita harus makmur. Rakyat butuh kemakmuran, kemakmuran dipimpin oleh para pengusaha, saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo.
Dalam sambutannya usai pengukuhan, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengapresiasi kepemimpinan Arsjad Rasjid sejak 2021. Dia pun memuji Arsjad yang merupakan mitra kerjanya dalam organisasi Kadin. “Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Ini sesuatu yang kita pegang teguh dengan Pak Arsjad Rasjid bahwa Kadin harus kompak agar bisa berlari kencang,” tegas Anindya.

Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2024-2029 Anindya Bakrie mengibarkan bendera organisasi disaksikan Ketua Dewan Kehormatan Rosan Roeslani (kedua kiri), Ketua Umum Kadin Indonesia periode sebelumnya Arsjad Rasjid (kiri), dan jajaran anggota dewan kehormatan dalam Munas Konsolidasi Persatuan Kadin di Jakarta, Kamis (16/1/2025). (ANTARA)
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengapresiasi panitia Munas Konsolidasi yang telah mempersiapkan acara dalam waktu singkat. Arsjad juga menyatakan bahwa Kadin Indonesia harus terus bersatu sebagai mitra strategis pemerintah. “Kami memandang persatuan Kadin Indonesia sebagai sesuatu hal yang mutlak. Kadin rukun, dunia usaha maju sehingga target ekonomi Kabinet Prabowo bisa tercapai,” kata Arsjad.
Munas Konsolidasi Persatuan Kadin ini berlangsung menyusul polemik dualisme yang sebelumnya timbul antara dua kubu kepengurusan Kadin.
Pada 14 September 2024 lalu, sejumlah pengurus Kadin menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang menghasilkan pemilihan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin periode 2024-2029. Kubu Arsjad Rasjid, yang ketika itu masih menjabat sebagai Ketua Umum, tidak mengakui hasil Munaslub. (TPC/RED)